Info Sekolah
Senin, 09 Feb 2026
  • Selamat Datang di MTs Negeri 2 Surakarta | Unggul dalam Mutu, Santun dalam Perilaku
  • Selamat Datang di MTs Negeri 2 Surakarta | Unggul dalam Mutu, Santun dalam Perilaku
29 Juli 2025

MTsN 2 Surakarta Bangkitkan Semangat Hijrah dalam Pengajian 1 Muharram

Sel, 29 Juli 2025 Dibaca 261x Artikel / Keagamaan / Kegiatan / Kesiswaan

Surakarta, 26 Juli 2025 — Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, MTsN 2 Surakarta menggelar kegiatan Awwalussanah. Kegiatan ini diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah dilanjut dengan Pengajian Akbar di halaman madrasah dengan mengusung tema “Hijrah Menuju Generasi Sehat dan Berakhlak Mulia”. Acara ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan, dan berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme.

Tahun Baru Islam bukan sekadar penanda pergantian kalender hijriyah, tetapi juga menjadi momen penting untuk melakukan refleksi dan perbaikan diri. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk memahami makna hijrah secara lebih luas, bukan hanya pindah tempat secara fisik, melainkan juga perubahan sikap dan perilaku ke arah yang lebih baik.

“Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah.”(HR. Bukhari)

Dalam sambutannya, kepala madrasah menyampaikan pentingnya menjadikan momen 1 Muharram sebagai titik awal perubahan, terutama bagi para pelajar yang sedang membentuk karakter dan kepribadian. Generasi muda diharapkan mampu meninggalkan kebiasaan buruk seperti malas belajar, berkata kasar, dan gaya hidup tidak sehat, lalu menggantinya dengan kebiasaan positif seperti menjaga kesehatan, memperbaiki ibadah, dan menghormati orang tua dan guru.

Acara pengajian semakin menarik dengan kehadiran Kak Boni, seorang pendongeng nasional, yang menyampaikan kisah inspiratif tentang Imam Asy-Syafi’i. Melalui gaya bercerita yang komunikatif dan menyentuh, Kak Boni mengisahkan perjuangan Imam Asy-Syafi’i yang belajar dalam keterbatasan, namun tetap tekun dan berakhlak mulia. Beliau belajar dari kitab Al-Muwatta karya Imam Malik meskipun hidup dalam kemiskinan dan keterbatasan fasilitas.

“Imam Asy-Syafi’i adalah teladan tentang pentingnya ilmu, adab, dan semangat pantang menyerah. Beliau tidak hanya cerdas, tapi juga sangat menghormati orang tua dan guru. Inilah contoh nyata generasi berakhlak,” ujar Kak Boni dalam ceramahnya.

Kegiatan pengajian ini bertujuan untuk membangun kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani, menjauhi kecanduan gadget, serta menyeimbangkan antara belajar dan istirahat. Generasi yang kuat bukan hanya yang cerdas, tetapi juga yang sehat secara fisik dan mental serta berakhlak baik dalam kesehariannya.

Salah satu siswa, Baim (kelas 9G), menyampaikan kesannya,

“Saya jadi lebih semangat untuk memperbaiki diri. Kisah Imam Asy-Syafi’i membuat saya sadar bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus belajar.”

Dengan diadakannya pengajian Tahun Baru Islam ini, diharapkan seluruh siswa MTsN 2 Surakarta dapat memaknai hijrah dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikannya sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, sehat, berilmu, dan berakhlak mulia.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar