Info Sekolah
Jumat, 05 Des 2025
  • Selamat Datang di MTs Negeri 2 Surakarta | Unggul dalam Mutu, Santun dalam Perilaku
  • Selamat Datang di MTs Negeri 2 Surakarta | Unggul dalam Mutu, Santun dalam Perilaku
17 November 2025

Mengukir Jiwa Patriot dan Sains: Suasana Hangat Apel Pagi MTsN 2 Surakarta

Sen, 17 November 2025 Dibaca 102x Apel / Artikel / Kegiatan / Kesiswaan

Senin Pagi, 17 November 2025 – MTsN 2 Surakarta

Pagi itu, mentari di Surakarta menyapa dengan hangat, menerangi lapangan utama MTsN 2 Surakarta yang dipenuhi barisan siswa-siswi. Bukan sekadar rutinitas, Apel Pagi hari Senin, 17 November 2025, kali ini terasa spesial, dipimpin langsung oleh sosok panutan, Bapak Drs. H. Kirno Suwanto, M.Pd., Kepala MTsN 2 Surakarta.

Di bawah langit pagi yang cerah, amanat beliau mengalir, tidak hanya sebagai instruksi, tetapi sebagai dialog hati ke hati yang menumbuhkan semangat kebangsaan dan harapan prestasi.

Menjaga Api di Dada: Pesan Tentang Cinta Tanah Air

Bapak Kirno Suwanto memulai amanatnya dengan mengajak seluruh warga madrasah untuk merenung sejenak tentang makna menjadi bangsa Indonesia. Beliau tidak berbicara tentang perang, melainkan tentang tindakan nyata sehari-hari.

“Cinta Tanah Air hari ini tidak harus di medan juang. Ia terwujud dalam cara kita menghargai waktu, menjaga kejujuran, dan yang paling sederhana: disiplin dalam belajar. Menguasai ilmu adalah cara terbaik kalian, para pelajar, untuk membela dan memajukan bangsa ini. Mari jaga kehormatan bendera kita, mulai dari kehormatan diri kalian sendiri,” pesan beliau, nadanya sarat makna.

Bukti Nyata Kecintaan pada Ilmu: Juara Riset OMI 2025

Kebanggaan madrasah memancar terang pagi itu, seiring pengumuman luar biasa: MTsN 2 Surakarta kembali menorehkan tinta emas di kancah nasional! Dua siswi terbaik sukses membawa pulang Medali Perunggu (Juara 3) dari ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset Nasional 2025.

Prestasi ini diraih oleh:

  • Kalila Ghaziya Hafiza (Kelas 7A1)
  • Khanza Aulia Zivana A (Kelas 8A1)

Penelitian mereka sungguh memukau, berjudul “Ekspreso Ekoteologi Dalam Serat Wulangreh Pupuh Dhandhanggula Karya Pakubuwana IV.” Sebuah riset yang cerdas, menggabungkan kearifan lokal sastra Jawa kuno dengan perspektif lingkungan dan ketuhanan, bukti bahwa ilmu pengetahuan dan budaya bisa berjalan beriringan.

Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada kedua pembimbing hebat, Ibu Ninuk Indrati, S.S dan Ibu Sulistyaningtyas S, SS, yang telah menemani dan mengarahkan perjalanan riset ini. Pemberian reward langsung dari Bapak Kepala Madrasah menjadi penutup manis sesi pengumuman prestasi.

Dari Meja Makan ke Prestasi: Melawan Fenomena MBG

Di tengah suasana formal, Bapak Kirno Suwanto menyelipkan pesan personal yang penting: kesehatan. Beliau membahas fenomena “anak muda yang tidak suka sayur,” yang kadang disingkat sebagai MBG oleh para guru.

“Anak-anakku, riset dan belajar memerlukan energi yang prima. Jika kalian ingin berprestasi tinggi, jangan anggap enteng piring makan kalian. Sayur dan buah adalah bahan bakar bagi otak jenius kalian. Mustahil kita menjadi juara jika tubuh kita mudah sakit. Jadilah atlet akademik yang juga menjaga nutrisi. Mari kita akhiri drama tidak suka sayur,” ajaknya dengan senyum tulus, disambut tawa kecil dari barisan siswa.

Menjelang akhir apel, agenda sekolah dipadati dengan pengumuman yang membangkitkan semangat kreatif sebagai rangkaian lomba dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa.

Panggung sudah menanti, dan seluruh siswa diundang untuk mengeluarkan potensi terbaik dalam:

  • Lomba Pojok Baca (Menciptakan ruang inspirasi di kelas)
  • Lomba Cosplay Pahlawan Islam (Menghidupkan sejarah)
  • Lomba Story Telling (Mengasah kemampuan bercerita)
  • Lomba Menulis Cerpen (Menuangkan imajinasi dan gagasan)

Apel pagi ditutup dengan penyerahan reward bagi para pemenang lomba periode sebelumnya, menegaskan bahwa di MTsN 2 Surakarta, setiap usaha dan karya dihargai dengan layak.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar