Surakarta, MTsN 2 Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kompetensi global dan karakter siswa melalui gelaran English Show yang berlangsung meriah pada Jumat, 13 Februari 2026, di panggung besar (Big Stage) halaman madrasah.
Kegiatan ini merupakan rangkaian puncak dari English Competition yang diikuti siswa kelas 7,8 dan 9 dari kelas Program Khusus (PK). Dalam ajang kompetisi tersebut, siswa berlomba dalam berbagai kategori, baik individu maupun kelompok.
Untuk kategori individu, lomba meliputi Speech, Story Telling, Reading Poem, dan Newscaster. Sementara kategori kelompok terdiri dari Choral Speaking, Yell-Yell, Drama/Role Play, Singing, Dancing, dan Choir. Dari masing-masing kelas, peserta terbaik dipilih untuk mewakili kelompoknya tampil di panggung utama dalam English Show.
Semangat dan kesungguhan para siswa begitu terasa sejak awal acara. Mereka tampil percaya diri, menguasai materi, dan menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris yang aktif dan komunikatif. Kreativitas serta totalitas penampilan menjadi daya tarik tersendiri yang memukau para penonton.
Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari program English Camp di Pare serta implementasi pembelajaran bahasa Inggris dan conversation class. Apa yang telah dipelajari siswa di kelas dan selama camp benar-benar diaplikasikan dalam penampilan nyata di atas panggung.
Acara dibuka secara resmi oleh MC Deandra dan tim, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Lathifa dan Luthfia, menyanyikan lagu Indonesia Raya dipandu oleh Tsabita, sambutan Ketua Panitia oleh Zulfa, serta sambutan Kepala Madrasah yang diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Humas, Rahmawati.
Memasuki agenda inti, panggung langsung semarak dengan penampilan Yell-Yell Show dari masing-masing kelas. Teriakan penuh semangat, gerakan kompak, serta koreografi kreatif memancing tepuk tangan meriah dari seluruh penonton. Yell-yell bukan sekadar hiburan, melainkan ajang memupuk kebersamaan, kekompakan, kreativitas, serta mempererat bonding antarsiswa. Bahkan, momen ini menjadi ajang unjuk gigi sekaligus kebanggaan kelas masing-masing.
Penampilan berlanjut dengan Speech, Story Telling, Newscaster, hingga pertunjukan seni lainnya yang tak kalah memukau. Salah satu peserta kategori Speech, Kanaya, mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya bisa menjadi bagian dari penampil di English Show.
“Saya sangat senang dan bangga bisa tampil di Big Stage. Awalnya saat latihan saya merasa gugup. Tetapi setelah sering berlatih dan terus belajar, saya mulai merasa lebih siap dan bisa berbicara di depan banyak orang dengan lebih percaya diri,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Kanaya juga berjanji akan terus belajar dan berlatih untuk mengasah kompetensinya agar semakin matang dan maksimal dalam setiap penampilan.
Seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa kendala berarti. Cuaca yang mendung tanpa hujan justru menambah suasana syahdu, membuat gelaran di halaman madrasah terasa semakin khidmat dan berkesan.
Awalnya, kegiatan ini dijadwalkan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Namun, karena pada tanggal tersebut madrasah digunakan untuk kegiatan Seleksi Nasional Murid Baru (SNMP) Madrasah Unggulan Tahun Pelajaran 2026/2027 berbasis CBT, maka pelaksanaan English Show dimajukan menjadi Jumat, 13 Februari 2026 demi memastikan kelancaran dua agenda penting tersebut.
Mengusung tema “Speak English with CINTA (Care for God and Others, Integrity, Tolerance, and Akhlak)”, kegiatan ini menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter. Kompetensi global tidak cukup hanya dengan kecakapan linguistik, tetapi juga harus dilandasi cinta kepada Tuhan dan sesama, integritas, toleransi, serta akhlak mulia.
Kepala MTsN 2 Surakarta memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Meskipun tidak dapat hadir secara langsung karena tugas kedinasan di Semarang, beliau menyampaikan kebanggaannya atas semangat dan kualitas penampilan siswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi wadah strategis untuk melatih keberanian, membangun rasa percaya diri, serta meningkatkan kemampuan public speaking yang membutuhkan jam terbang tinggi.
English Show tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi akademik, khususnya kemampuan berbahasa Inggris aktif, tetapi juga memperkuat aspek non-akademik seperti kepemimpinan, kerja sama tim, kreativitas, dan karakter siswa. Melalui panggung besar ini, siswa MTsN 2 Surakarta membuktikan bahwa mereka siap menjadi generasi yang kompeten secara global, namun tetap berakar pada nilai-nilai CINTA dan akhlak mulia.
Tinggalkan Komentar