Kegiatan pengajian diawali dengan pelaksanaan salat duha berjamaah bersama siswa kelas VII, VIII, dan IX serta Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan, dipimpin oleh Bapak Asmawi pada pukul 07.00–07.30 WIB. Setelah itu, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Luthfia dan Lathifa dari kelas VIII A4.
Agenda berikutnya adalah sambutan oleh Kepala Madrasah, Bapak Drs. H. Kirno Suwanto, M.Pd., yang menekankan pentingnya berperilaku baik di dalam maupun di luar madrasah, menghormati orang yang berbicara di depan, serta saling mengingatkan dalam kebaikan.
Memasuki acara inti, yaitu pengajian oleh Kak Nasyir. Beliau membuka dengan salam dan ice breaking, kemudian menyampaikan kisah sahabat Nabi yang sangat menghormati Rasulullah SAW hingga enggan menatap wajah beliau. Dari kisah tersebut, disampaikan hadis tentang empat golongan yang dijauhkan dari neraka, yaitu 1) Hayyin adalah berkepribadian tenang dan sabar, sesuai sabda Rasulullah SAW “Jangan marah, bagimu surga”, 2) Layyin adalah bertutur kata baik dan santun, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Berkatalah yang baik atau diam”, 3) Qarib berkepribadian ramah, dan 4) Shal mudah mengalah.
Setelah itu, Kak Nasyir menyampaikan materi “Cara Sukses Sejak Muda”, yaitu mencintai diri sendiri, sekolah, orang tua, guru, profesi yang ditekuni, ikhlas serta tidak mudah mengeluh, sabar dan tidak mudah marah, serta kreatif terutama di era teknologi dan kecerdasan buatan saat ini. Acara ditutup dengan ice breaking berupa tepuk pundak teman sembari mendengarkan nasihat agar bertaubat dari perbuatan buruk sehingga menjadi anak yang saleh dan salehah. Terakhir, peserta diajak bermuhasabah dengan menundukkan kepala dan memejamkan mata, dipimpin doa oleh Kak Nasyir, dan seluruh peserta mengaminkan dengan khusyuk.
Kegiatan pengajian diawali dengan pelaksanaan salat duha berjamaah bersama siswa kelas VII, VIII, dan IX serta Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan, dipimpin oleh Bapak Asmawi pada pukul 07.00–07.30 WIB. Setelah itu, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Luthfia dan Lathifa dari kelas VIII A4.
Agenda berikutnya adalah sambutan oleh Kepala Madrasah, Bapak Drs. H. Kirno Suwanto, M.Pd., yang menekankan pentingnya berperilaku baik di dalam maupun di luar madrasah, menghormati orang yang berbicara di depan, serta saling mengingatkan dalam kebaikan.
Memasuki acara inti, yaitu pengajian oleh Kak Nasyir. Beliau membuka dengan salam dan ice breaking, kemudian menyampaikan kisah sahabat Nabi yang sangat menghormati Rasulullah SAW hingga enggan menatap wajah beliau. Dari kisah tersebut, disampaikan hadis tentang empat golongan yang dijauhkan dari neraka, yaitu 1) Hayyin adalah berkepribadian tenang dan sabar, sesuai sabda Rasulullah SAW “Jangan marah, bagimu surga”, 2) Layyin adalah bertutur kata baik dan santun, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Berkatalah yang baik atau diam”, 3) Qarib berkepribadian ramah, dan 4) Shal mudah mengalah.
Setelah itu, Kak Nasyir menyampaikan materi “Cara Sukses Sejak Muda”, yaitu mencintai diri sendiri, sekolah, orang tua, guru, profesi yang ditekuni, ikhlas serta tidak mudah mengeluh, sabar dan tidak mudah marah, serta kreatif terutama di era teknologi dan kecerdasan buatan saat ini. Acara ditutup dengan ice breaking berupa tepuk pundak teman sembari mendengarkan nasihat agar bertaubat dari perbuatan buruk sehingga menjadi anak yang saleh dan salehah. Terakhir, peserta diajak bermuhasabah dengan menundukkan kepala dan memejamkan mata, dipimpin doa oleh Kak Nasyir, dan seluruh peserta mengaminkan dengan khusyuk.
Kegiatan pengajian diawali dengan pelaksanaan salat duha berjamaah bersama siswa kelas VII, VIII, dan IX serta Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan, dipimpin oleh Bapak Asmawi pada pukul 07.00–07.30 WIB. Setelah itu, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Luthfia dan Lathifa dari kelas VIII A4.
Agenda berikutnya adalah sambutan oleh Kepala Madrasah, Bapak Drs. H. Kirno Suwanto, M.Pd., yang menekankan pentingnya berperilaku baik di dalam maupun di luar madrasah, menghormati orang yang berbicara di depan, serta saling mengingatkan dalam kebaikan.
Memasuki acara inti, yaitu pengajian oleh Kak Nasyir. Beliau membuka dengan salam dan ice breaking, kemudian menyampaikan kisah sahabat Nabi yang sangat menghormati Rasulullah SAW hingga enggan menatap wajah beliau. Dari kisah tersebut, disampaikan hadis tentang empat golongan yang dijauhkan dari neraka, yaitu 1) Hayyin adalah berkepribadian tenang dan sabar, sesuai sabda Rasulullah SAW “Jangan marah, bagimu surga”, 2) Layyin adalah bertutur kata baik dan santun, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Berkatalah yang baik atau diam”, 3) Qarib berkepribadian ramah, dan 4) Shal mudah mengalah.
Setelah itu, Kak Nasyir menyampaikan materi “Cara Sukses Sejak Muda”, yaitu mencintai diri sendiri, sekolah, orang tua, guru, profesi yang ditekuni, ikhlas serta tidak mudah mengeluh, sabar dan tidak mudah marah, serta kreatif terutama di era teknologi dan kecerdasan buatan saat ini. Acara ditutup dengan ice breaking berupa tepuk pundak teman sembari mendengarkan nasihat agar bertaubat dari perbuatan buruk sehingga menjadi anak yang saleh dan salehah. Terakhir, peserta diajak bermuhasabah dengan menundukkan kepala dan memejamkan mata, dipimpin doa oleh Kak Nasyir, dan seluruh peserta mengaminkan dengan khusyuk.

Tinggalkan Komentar