Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 Tahun 2026, MTs Negeri 2 Surakarta berpartisipasi aktif dalam Program Edukasi Gizi Serentak Seluruh Indonesia yang diselenggarakan bersama Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPC PERSAGI) Kota Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung upaya pembentukan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Edukasi gizi ini diikuti oleh para peserta didik MTs Negeri 2 Surakarta yang berada pada usia remaja, fase penting dalam pertumbuhan dan pembentukan kebiasaan hidup sehat. Para ahli gizi dari DPC PERSAGI Kota Surakarta hadir langsung memberikan pemahaman tentang pola makan bergizi seimbang, pentingnya sarapan sehat, penerapan konsep Isi Piringku, serta kaitan gizi dengan daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, dan prestasi akademik siswa.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan. Materi disampaikan secara interaktif sehingga mudah diterima oleh siswa. Antusiasme peserta tampak dari keaktifan mereka dalam bertanya dan berdiskusi mengenai kebiasaan makan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.
Salah satu anggota DPC PERSAGI Kota Surakarta, dalam kesempatan tersebut, menegaskan pentingnya edukasi gizi sejak usia sekolah sebagai langkah preventif terhadap berbagai permasalahan gizi pada remaja.
“Edukasi gizi pada remaja sangat penting karena kebiasaan makan yang dibentuk pada usia ini akan terbawa hingga dewasa. Melalui pemahaman gizi seimbang, siswa diharapkan mampu menjaga kesehatannya sendiri dan lebih sadar dalam memilih makanan yang dikonsumsi setiap hari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sekolah memiliki peran strategis sebagai lingkungan yang efektif untuk menanamkan kesadaran gizi dan pola hidup sehat secara berkelanjutan.
Dari pihak madrasah, Wakil Kepala MTs Negeri 2 Surakarta Bidang Humas, Rachmawatie, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara MTs Negeri 2 Surakarta dan DPC PERSAGI Kota Surakarta dalam pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi edukasi gizi serentak nasional yang dilaksanakan di MTs Negeri 2 Surakarta. Kegiatan ini memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi siswa kami, karena kesehatan dan kecukupan gizi berpengaruh langsung terhadap semangat belajar dan prestasi mereka,” tutur Rachmawatie.
Ia menambahkan bahwa MTs Negeri 2 Surakarta terus berupaya menanamkan nilai-nilai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada seluruh warga madrasah. Menurutnya, kolaborasi dengan PERSAGI menjadi penguat program madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
“Kami berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan makan sehat sejak dini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 2 Surakarta juga menunjukkan dukungan nyata terhadap program nasional dalam pencegahan masalah gizi pada remaja, seperti gizi kurang, anemia, maupun gizi berlebih. Edukasi gizi diharapkan mampu mendorong siswa untuk lebih bijak dalam memilih makanan dan menerapkan pola hidup sehat secara mandiri.
Partisipasi MTs Negeri 2 Surakarta dalam Program Edukasi Gizi Serentak Seluruh Indonesia menjadi wujud sinergi positif antara madrasah dan organisasi profesi. Momentum Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026 ini dimaknai sebagai pengingat bahwa kesehatan peserta didik merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Bella
Tinggalkan Komentar