Surakarta (Humas) – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta memberikan apresiasi dan penghargaan atas prestasi gemilang yang diraih oleh MTs Negeri 2 Surakarta dalam ajang AYRC Bond Competition (ABC). Pada kompetisi bergengsi tersebut, MTsN 2 Surakarta berhasil meraih Juara 1 Lomba Pertolongan Pertama, sebuah capaian yang membanggakan sekaligus menjadi bukti nyata kualitas pembinaan keterampilan kemanusiaan di lingkungan madrasah.
Prestasi ini diraih oleh tiga siswi MTsN 2 Surakarta, yaitu Nafila Naura Syifa (kelas 9D), Amalia Syahida (kelas 9F), dan Khansa Ardellia Tamarus (kelas 9D). Ketiganya tampil percaya diri dan sigap dalam setiap tahapan lomba, mulai dari penanganan korban, ketepatan prosedur pertolongan pertama, hingga kerja sama tim yang solid.
Kepala Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan tersebut. Ia menilai prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kesiapan menghadapi situasi darurat.
“Kami sangat mengapresiasi prestasi MTsN 2 Surakarta yang berhasil meraih juara pertama dalam lomba pertolongan pertama. Ini merupakan wujud nyata pendidikan karakter di madrasah, di mana siswa dibekali keterampilan hidup, kepedulian, serta nilai kemanusiaan yang kuat,” ungkapnya.
Keberhasilan tim tidak terlepas dari peran pembina ekstrakurikuler yang secara konsisten mendampingi dan melatih para siswa. Pembina memberikan pembekalan materi pertolongan pertama sesuai standar, melatih ketepatan tindakan, kedisiplinan, serta membangun mental dan kekompakan tim. Latihan dilaksanakan secara rutin dan bertahap, baik melalui simulasi kasus, praktik langsung penanganan korban, hingga evaluasi dan perbaikan teknik secara berkelanjutan.
Proses latihan dilakukan jauh sebelum perlombaan dimulai. Para peserta menjalani latihan intensif di luar jam pelajaran, termasuk pada waktu-waktu tertentu yang disepakati bersama. Setiap sesi latihan dirancang menyerupai kondisi lomba agar siswa terbiasa bertindak cepat, tepat, dan tenang dalam situasi darurat. Pembina juga menanamkan nilai empati, tanggung jawab, dan kerja sama sebagai kunci utama dalam pertolongan pertama.
Kepala MTsN 2 Surakarta, Kirno Suwanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencapaian prestasi ini.
“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, pembina, serta dukungan seluruh warga madrasah. Proses latihan yang disiplin dan konsisten menjadi kunci keberhasilan. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berusaha dan berprestasi,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa madrasah terus berkomitmen mendukung pengembangan potensi siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang positif dan edukatif, termasuk bidang kepalangmerahan dan pertolongan pertama.
Dengan diraihnya Juara 1 Lomba Pertolongan Pertama dalam AYRC Bond Competition, MTsN 2 Surakarta semakin meneguhkan eksistensinya sebagai madrasah yang unggul dalam pembinaan karakter, keterampilan hidup, serta kepedulian sosial.
Tinggalkan Komentar