Info Sekolah
Sabtu, 11 Jul 2026
  • Selamat Datang di MTs Negeri 2 Surakarta | Unggul dalam Mutu, Santun dalam Perilaku
  • Selamat Datang di MTs Negeri 2 Surakarta | Unggul dalam Mutu, Santun dalam Perilaku
11 Juli 2026

Kepala Kantor Kemeterian Agama Kota Surakarta Berikan Penguatan Kinerja ASN kepada GTK MTsN 2 Surakarta

Sab, 11 Juli 2026 Dibaca 12x

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, H. Ahmad Ulin Nurhafsun, S.Th.I., M.Pd.I., memberikan pembinaan dan penguatan kinerja kepada seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 2 Surakarta dalam kegiatan Penguatan Kinerja ASN yang diselenggarakan di Hotel Grand HAP Solo, Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–15.00 WIB ini menjadi momentum memperkuat komitmen, profesionalisme, dan semangat kolaborasi seluruh ASN dalam menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Roselina Fatmah, S.Pd. selaku pembawa acara. Selanjutnya, Kepala MTsN 2 Surakarta, Drs. Kirno Suwanto, M.Pd., menyampaikan arahan sekaligus memaparkan program strategis madrasah dan kontrak prestasi yang akan menjadi komitmen bersama pada tahun ajaran baru.

Dalam arahannya, Kirno mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat budaya kerja yang kolaboratif, serta menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan madrasah hanya dapat diwujudkan melalui sinergi, disiplin, integritas, dan semangat untuk terus berinovasi.

Suasana semakin bersemangat ketika beliau mengajak seluruh peserta meneriakkan tagline kebanggaan MTsN 2 Surakarta, HARUM yang dijawab serempak oleh seluruh peserta, Harmonis, Asri, Ramah, Unggul, dan Mendunia. Menurutnya, tagline tersebut bukan sekadar slogan, melainkan budaya kerja yang harus diwujudkan oleh seluruh warga madrasah. Harmonis dalam membangun kebersamaan, Asri dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, Ramah dalam memberikan pelayanan, Unggul dalam prestasi dan mutu pendidikan, serta Mendunia dengan terus beradaptasi terhadap perkembangan zaman dan mampu bersaing di tingkat global.

Memasuki sesi utama pada pukul 10.00 WIB, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, H. Ahmad Ulin Nurhafsun, S.Th.I., M.Pd.I., menyampaikan materi penguatan kinerja ASN dengan gaya penyampaian yang komunikatif, interaktif, dan inspiratif. Sejak awal hingga akhir sesi, suasana berlangsung dinamis karena seluruh peserta dilibatkan secara aktif dalam berbagai diskusi dan refleksi.

Mengawali materinya, Ahmad Ulin menjelaskan makna filosofis penggunaan istilah murid sebagai pengganti istilah siswa atau peserta didik. Menurutnya, istilah murid berasal dari bahasa Arab murīd (مريد), yaitu orang yang memiliki kehendak atau tekad yang kuat. Kata tersebut merupakan bentuk pelaku (isim fā’il) dari arāda–yurīdu–irādatan (أراد–يريد–إرادة) yang berarti menghendaki atau menginginkan. Dengan demikian, murid bukan sekadar seseorang yang menerima pelajaran, melainkan pribadi yang memiliki kemauan, kesungguhan, dan inisiatif untuk mencari serta menimba ilmu.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa keberadaan murid juga menghadirkan konsekuensi bagi seorang mursyid (guru), yaitu sosok pembimbing yang tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga mendidik, mengarahkan, dan menjadi teladan dalam pembentukan karakter, akhlak, serta spiritualitas. Hubungan antara murid dan mursyid merupakan kemitraan pendidikan yang saling menguatkan dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berintegritas.

Selanjutnya, Ahmad Ulin mengajak seluruh ASN mengubah paradigma berpikir melalui pendekatan SOAR (Strength, Opportunity, Aspiration, Result) sebagai pengembangan dari analisis SWOT. Menurutnya, organisasi akan berkembang lebih cepat apabila mampu mengoptimalkan kekuatan, memanfaatkan peluang, menyatukan aspirasi, dan berorientasi pada hasil, daripada terlalu lama berkutat pada kelemahan.

Untuk memperdalam pemahaman peserta, materi tersebut langsung dipraktikkan melalui penyusunan analisis SOAR MTsN 2 Surakarta. Seluruh guru dan tenaga kependidikan diminta menuliskan pandangan mereka mengenai kekuatan, peluang, aspirasi, serta hasil yang ingin dicapai madrasah. Hasil pemikiran peserta kemudian ditempelkan pada papan yang telah disediakan dan dibahas bersama. Beberapa di antaranya dibacakan oleh Kepala MTsN 2 Surakarta sebagai bahan refleksi sekaligus masukan dalam penyusunan arah pengembangan madrasah. Metode yang interaktif tersebut berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang hidup, sehingga seluruh peserta tetap antusias dan terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.

Sesi pembinaan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Rahmawati, S.Psi., selaku moderator. Berbagai pertanyaan dan gagasan yang disampaikan peserta memperkaya pembahasan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MTsN 2 Surakarta. Kegiatan penguatan kinerja berakhir pada pukul 12.00 WIB dan dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan siang (ISHOMA).

Salah seorang peserta, Sunarni, yang merupakan guru MTsN 2 Surakarta, mengaku memperoleh banyak inspirasi dari materi yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, khususnya mengenai penerapan analisis SOAR.

“Saya merasa sangat senang dan mendapatkan banyak pencerahan. Materi tentang SOAR memberikan sudut pandang baru bahwa kita perlu lebih fokus pada kekuatan, peluang, aspirasi, dan hasil yang ingin dicapai. Semoga ilmu yang kami peroleh hari ini dapat kami implementasikan sehingga kinerja kami semakin baik, semakin bersemangat, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan MTsN 2 Surakarta,” ungkapnya.

Tepat pukul 13.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian tugas Tahun Ajaran baru 2026/2027 yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Joko Wahono, M.Pd. Pembagian tugas tersebut menjadi bagian dari persiapan madrasah agar seluruh program pendidikan dan layanan dapat berjalan secara efektif sejak awal tahun pelajaran.

Melalui kegiatan ini, seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan semakin memperkuat komitmen sebagai ASN Kementerian Agama yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan. Semangat kolaborasi yang dibangun melalui kegiatan ini menjadi modal penting untuk mewujudkan MTsN 2 Surakarta yang HARUM (Harmonis, Asri, Ramah, Unggul, dan Mendunia), serta mampu melahirkan murid-murid yang berilmu, berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar